Tips: Macam dan Jenis Jerawat yang Harus Anda Ketahui

Jan 15, 2018 | / Tips / Kecantikan |
Rate:
Dilihat 1064x
Tips: Macam dan Jenis Jerawat yang Harus Anda Ketahui, Jerawat merupakan sakit yang biasa terjadi pada wajah atau bagian anggota tubuh yang berminyak dan mengandung banyak lemak. Jerawat biasanya dipengaruhi oleh perubahan hormon seperti yang biasa terjadi pada masa pubertas dan masa kehamilan. Selain itu, penyebab jerawat biasanya adalah kotoran yang menyumbat pori-pori sehingga minyak yang dihasilkan kelenjar kulit tidak dapat dikeluarkan, akibatnya adalah terjadi iritasi dan setelah beberapa hari akan menghasilkan nanah.

Jenis kulit yang biasanya rentan terserang jerawat adalah jenis kulit berminyak. Hal ini dikarenakan kulit berminyak akan menyebabkan debu dan kotoran mudah menempel. Jika tidak dibersihkan maka akan menyumbat pori-pori dan menghasilkan jerawat. Oleh karena itu, apapun jenis kulit wajah anda, sebaiknya anda rajin membersihkannya terutama setelah bepergian dari luar agar tidak menimbulkan jerawat.

Jenis jerawat sebenarnya ada banyak. Jenis jerawat yang terjadi pada saya belum tentu sama dengan jenis jerawat yang terjadi pada anda. Ada jerawat yang mudah hilang dan ada juga jerawat yang tidak mau hilang walaupun sudah diberi obat jerawat jenis apapun. Hal ini dipengaruhi oleh jenis kulit dan aktivitas seseorang. Agar lebih jelas mengenai apa saja jenis jerawat, silahkan anda baca beberapa jenis jerawat berikut ini.

Macam-macam Jenis Jerawat

1. Follicular
Jenis-jenis jerawat yang harus anda ketahui
Picture by Googling
Jenis jerawat follicular biasanya muncul di bagian sisi kiri dan kanan hidung. Jerawat jenis ini dipenuhi oleh sebum atau minyak yang dihasilkan kelenjar kulit.

2. Mikro komedo
Jerawat jenis mikro komedo memiliki ukuran yang kecil, hanya berupa bintil-bintil kecil dengan lubang atau tanpa lubang. Biasanya muncul di cuping hidung.

3. Komedo Terbuka (Blackhead)
Jerawat jenis komedo terbuka biasanya berupa benjolan kuning hitam atau gelap pada kulit yang terjadi akibat tersumbatnya kelenjar keringat sehingga menimbulkan akumulasi minyak yang berlebihan. Warna kuning hitam atau gelap sendiri terjadi karena proses oksidasi.

4. Komedo Tertutup (Whitehead)
Jerawat jenis ini terjadi karena adanya penyumbatan pori-pori sehingga menyebabkan akumulasi minyak, bakteri, keratin dan sel kulit mati. Hal ini akan menyebabkan munculnya jerawat jenis komedo tertutup dengan benjolan kecil putih pada puncaknya.

5. Papula (Benjolan Merah)
Jerawat jenis papula merupakan jerawat yang biasa muncul pada kulit wajah. Jerawat ini berupa gundukan merah, sedikit meradang tetapi tidak memiliki puncak karena belum penuh dengan nanah. Jerawat ini semakin terlihat meradang jika terjadi pada orang yang memiliki kulit putih.

6. Pustula (Benjolan merah dengan puncak putih)
Jerawat jenis pustula merupakan tahap lanjutan dari jerawat jenis papula. Jerawat ini berupa benjolan merah dengan puncak putih dan merupakan akibat dari jerawat papula yang tidak diobati sehingga menimbulkan penumpukan sel darah putih pada puncaknya.

7. Nodul
Jerawat jenis nodul akan terasa nyeri bila disentuh dan berupa benjolan radang dengan ukuran yang besar.

8. Abses
Jerawat jenis abses bisa dikatakan sebagai jerawat kompilasi. Jerawat jenis ini merupakan kumpulan beberapa jerawat papula atau pustula yang mengalami pengelompokan. Biasanya jerawat jenis abses memiliki warna kemerahan, terasa nyeri, dan mengeluarkan campuran antara sebum, nanah dan darah.
Tips Pilihan Lainnya: