Rate:
Jul 23, 2019 2602
Akibat panen yang terus gagal, dan tak cukup penghasilan untuk makan, maka pasangan muda itu bonek (bondo nekat) hijrah ke Surabaya. Gemerlap kota terbesar kedua di Indonesia itu memberikan harapan kepada Parto, “akan kutaklukan Surabaya” katanya dalam hati. Namun malang… sebulan di Surabaya, mereka tak berhasil mendapat kerjaan, sehingga akhirnya Parto dengan amat sangat terpaksa, minta kepada Sum agar mau ngalah berkorban, jadi WTS. Sum mula-2 nggak mau, tapi desakan ekonomi tak bisa ditahan lagi, akhirnya ia bersedia, dengan syarat … agar Parto selalu mendampinginya. Akhirnya di seputaran Doly, Sum mejeng untuk pertama kalinya. Tak lama, sebuah angkot datang menghampiri…. sopirnya kesengsem dengan paras Sum yang ayu alamiah…. “Jeng… berapa tarifnya ?” tanya si sopir. Sum kaget… karena emang tanpa persiapan mateng, sampe mo pasang tarif berapa juga kagak tahu, akhirnya ia menoleh ke belakang pohon tempat Parto mengawasinya dari jauh. ‘Bentar Mas.. ‘ katanya pada sopir angkot. Ia menghampiri Parto, minta nasihat …. Parto bilang : “Sum… kowe minta lima puluh ribu” Sum kembali lagi ke sopir angkot dan bilang : “lima puluh ribu mas…..” “Wah… mahal yah….. awakku cuma ada 30 ribu…. boleh nggak…..” Sum bingung lagi… dan ia kembali ke balik pohon tanya Parto ” Mas … dia punyanya cuman tiga puluh ribu… gimana ?” Parto nyahut : “Bilang deh… kalo 30 ribu ya cuman dapat service tangan” Sum balik lagi : “Mas… tiga puluh ribu pake tangan aja mau ?” Sopir yg udah kebelet… setuju…. Mobil diparkir di tempat gelap…. dan di kursi depan si sopir mempelorotkan celananya. Giliran Sum akan melaksanakan tugasnya, ia terkesima melihat anunya si tamu yang besar sekali… dan ia bilang kepada si Sopir : “Mas… tunggu sebentar ya……” Ia buru-buru balik lagi ke tempat Parto bersembunyi dan bilang kepada suaminya : “Mas Parto…. sampeyan ada duit 20 ribu nggak? Kalo ada mbok tolong dipinjamkan sama sopir itu dulu….. “
Selengkapnya
Rate:
Apr 07, 2014 2535
Sebuah toko sembako besar mengadakan obral besar. Pagi-pagi benar sudah terlihat antrian panjang, orang berjejal di depan pintu toko yang baru akan buka jam 9 pagi. Seorang lelaki tua tampaknya tidak sabar, dia memotong antrian paling depan. Orang-orang yang antri kesal, "Hei! Antri dong..." Si lelaki itu ditarik dan didorong ke belakang. Rupanya lelaki tua ini tidak kapok. Dia mencoba utk yang kedua kalinya. Tapi orang-orang kembali mendorongnya ke barisan paling belakang, sambil mengomelinya. Untuk ketiga kalinya, ia kembali berjalan menuju ke depan. Kali ini orang-orang yang antri mulai hilang kesabaran, sambil menyumpahi, mereka mendorongnya dengan lebih kasar hingga terjatuh... Dengan tertatih-tatih si lelaki tua itu bangun sambil berteriak, "Kalo lu olang belani dolong-dolong oweh lagi, oweh kagak jadi buka toko! Bialin lu olang pada antli sampe tua haiya!!"
Selengkapnya
Rate:
Apr 07, 2014 1651
Mr. Donk pebisnis sukses, seorang direktur sekaligus pemilik perusahaan multi nasional. Ia memiliki kebiasaan mengatakan "terserah" hampir pada setiap kalimat yang ia ucapkan. Suatu hari ia memimpin rapat dengan para manajer utamanya dengan topik ekspansi sisnis. Terjadi dialog sebagai berikut: Manajer SDM: "Mr. Donk apakah kami boleh merekrut karyawan baru untuk mensukseskan ekspansi bisnis ini?" Mr. Donk: "Terserah Saudara, jika itu dibutuhkan." Manajer marketing: "Mr. Donk apakah kami boleh menambah anggaran pemasaran?" Mr.Donk : "Terserah Saudara, jika dipandang itu perlu..." Setelah semua Manajernya mengajukan pertanyaan dan dijawab dengan jawaban yang sama, diakhir Rapat Sang Boss itu bertanya: "Apakah saudara-saudara siap melaksanakan program ekspansi bisnis ini?" Serempak semua manajer menjawab: "Terserah Mr.Donk...!!!"
Selengkapnya
Rate:
Apr 07, 2014 1532
Seorang analis saham sedang meminang cewek idamannya dengan memberinya sebuah cincin emas untuk kenang-kenangan. Begitu ia berdiri meninggalkannya, sang cewek membawa cincin itu ke toko emas untuk membuktikan asli palsunya. Ada orang menanyanya dengan tidak mengerti: "Cowokmu adalah seorang analis saham, uangnya bukan main banyaknya, masakan kamu masih mengkhawatirkan ia memberi sebuah cincin palsu kepadamu?" Cewek itu segera menjawab: "Justru karena ia adalah analis saham, maka aku baru harus sangat hati-hati. Karena setahuku, semua perkataan yang diucapkannya tak ada satu kalimat pun yang benar."
Selengkapnya
Rate:
Feb 11, 2018 1480
Bos sebuah perusahaan pakaian jadi menyuruh seorang bawahannya menggantung sebuah slogan bertuliskan "Ingin Mengerjakannya? Nah, Lakukanlah Segera." di dinding pintu depan pabrik, maksudnya untuk mengerahkan faktor-faktor positif para pegawai dan buruhnya. Sesudah lewat suatu waktu, istri bos menanya kepada si bos bagaimana hasilnya. Bos dengan marah berkata: "Kasirku telah membawa lari uang sebesar Rp. 14 juta, Kepala bagian administrasi perusahaan dan sekretaris perempuanku telah melarikan diri tanpa pamit. Buruh kita sih tak lari, tapi mereka berbondong-bondong mencariku minta kenaikan gaji."
Selengkapnya
Rate:
Mar 13, 2018 1471
Suatu kali, dalam sebuah rapat perusahaan, ketua dewan komisaris dengan tak hati-hati telah berkentut, karena takut kehilangan muka, ia segera memberitahu A, seorang personelnya: "Bantulah aku menanggung risikonya, nanti kamu kuberi tambahan gaji, oke?" Maka personel itu segera berkata di dalam rapat: "Maafkan diriku, karena tadi aku makan terlalu banyak, maka aku barusan kentut." Tak berapa lama kemudian, ketua dewan komisaris tiba-tiba ngentut sekali lagi. Ia segera memberitahu B, personel lainnya: "Bantulah aku menanggung risiko ini, nanti kamu juga kuberi tambahan gaji." Personel itu juga melakukan apa yang diminta oleh bosnya. Tiba-tiba, ketua dewan komisaris itu kentut lagi untuk ketiga kalinya. Pada saat itu C, personel lainnya lagi dengan cepat berteriak-teriak: "Ini kentutku! Ini adalah kentutku!"
Selengkapnya
Rate:
Feb 11, 2018 1468
Sesudah majikan dengan marah menampar pegawainya, pegawai-pegawai dari berbagai negara itu telah menunjukkan reaksinya yang berbeda: Pegawai Prancis: "sungguh-sungguh sangat mengherankan, masakan cewekku yang baru itu adalah istrinya?" Pegawai Amerika: segera memanggil pengacara. Pegawai Inggris: menggeleng-gelengkan kepala sambil tersenyum, kemudian pergi melapor ke kantor polisi. Pegawai Rusia: membalas majikannya dengan menempeleng balik. Pegawai Jepang: memanggut-manggutkan kepala lalu berteriak "Hai!" Pegawai Korsel: mencari ceweknya untuk mencurahkankan kepahitan hatinya Pegawai Cina: segera mengundurkan diri dan bersumpah akan menjadi majikan sendiri.
Selengkapnya
Rate:
Mar 13, 2018 1418
Sesudah berjuang selama bertahun-tahun, ia akhirnya berhasil "merambah naik" menjadi "tokoh nomor satu" di instansinya. Pada suatu akhir pekan, ia hendak mengajak istri dan anak lelakinya ke sebuah rumah makan untuk merayakan kenaikan pangkatnya: "Hari ini kalian pingin makan apa, silahkan! Yang mentraktir aku." Putra tunggal kesayangannya girangnya bukan main sampai bertepuk sorak: "Hurrah! Daddy, aku hari ini ingin makan Kentucky." Sesudah berpikir sejenak, dengan menggeleng-gelengkan kepalanya ia menolak permintaannya. "Kalau begitu, McDonald saja, bagaimana?" Ia tetap menggeleng-gelengkan kepalanya menyatakan tak setuju. Putranya merasa sangat kecewa. Akhirnya ia membawa istri dan putranya ke sebuah restoran VIP yang paling mewah di dalam Mal. Ia memesan satu meja penuh berbagai menu masakan yang lezat dan menghabiskan total biaya 3888 yuan. Sesudah makan kenyang, saat hendak meninggalkan tempat duduknya, melihat di atas meja masih penuh dengan sisa-sisa masakan, istrinya merasa sangat heran: "Mengapa kamu kok tak memenuhi permintaan putra kita, pada hal permintaannya tidak tinggi?" "Karena kalau kita makan di sini, aku bisa dengan bebas meminta kuitansi makanan, lalu menyerahkan kuitansi itu kepada bagian keuangan supaya diganti, hehehe..." jawabnya dengan tersenyum.
Selengkapnya
Rate:
Apr 07, 2014 1343
Frank adalah manajer toko pakaian pria kelas atas di sebuah bagian kota yang kaya, dan baru-baru ini meawancarai Larry yang melamar sebagai salesman. Frank melihat CV Larry dan melihat bahwa Larry tidak pernah bekerja di ritel sebelumnya. Frank merenung, "Untuk seseorang yang tidak memiliki pengalaman ritel, Anda meminta gaji yang tinggi." "Yah saya kira memang harus begitu," Larry menjawab, "Tetapi Anda harus memahami bahwa pekerjaan menjadi lebih sulit ketika Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan."
Selengkapnya
Rate:
Feb 11, 2018 1326
Seorang pelanggan berteriak: "Waiter, kemari sebentar." Pelayan: "Ya, apa yang bisa saya bantu, Pak?" Pelanggan dengan marah bertanya: "Semangkok mi daging sapiku seharga Rp. 27 ribu, kenapa daging sapinya kok cuma sepotong saja?" Pelayan: "Pak, maksud Bapak seharusnya ada berapa potong?" Setelah berpikir sebentar, pelanggan itu berkata: "Sedikitnya harus ada 5 atau 6 potong, dong." Pelayan segera berteriak ke arah dapur resto: "Pak Chef, tolong segera kemari, bantulah mengiris daging sapi pelanggan ini sebentar."
Selengkapnya
Rate:
Feb 20, 2018 1312
Pada suatu pesta malam, pengarang drama Inggris terkenal, Benard Shaw sedang tercengang memikirkan sesuatu. Seorang hartawan yang duduk di sebelahnya tak dapat menahan rasa herannya, maka segera menanya: "Tuan Benard Shaw, aku rela mengeluarkan uang satu dollar untuk mencari tahu apa yang sedang Anda pikirkan sekarang?" "Barang yang kupikirkan nilainya satu dollar pun tak sampai." Jawab Benard Shaw. Hartawan itu lebih-lebih heran lagi: "Kalau begitu, apa gerangan yang sedang Anda pikirkan?" Benard Shaw dengan tenang menjawab: "Aku sedang memikirkan dirimu."
Selengkapnya
Rate:
Apr 07, 2014 1283
Sebuah perusahaan otomotif di Amerika dan Jepang memutuskan untuk mengadakan kompetisi mendayung di sungai Detroit. Kedua tim telah berlatih keras dan lama untuk mencapai kemampuan terbaik mereka. Tim Jepang menang 1 kilometer. Setelah itu, tim Amerika sangat kecewa dengan kekalahan yang ada. Manajemen perusahaan kemudian menyimpulkan bahwa alasan kekalahan harus dapat ditemukan. Mereka akhirnya membentuk Panitia Khusus Eksekutif Peningkatan Performa Tim untuk menginvestigasi masalah dan merekomendasikan aksi perbaikan. Kesimpulan Pansus: Masalahnya adalah orang Jepang memiliki 8 orang yang mendayung dan 1 orang yang memberi aba-aba (steering), sedangkan tim Amerika memiliki 1 orang yang mendayung dan 8 orang memberi aba-aba. Perusahaan Amerika itu akhirnya menyewa konsultan manajemen untuk mempelajari struktur manajemen pada tim dayung. Setelah beberapa lama dan menghabiskan jutaan dollar, konsultan menyimpulkan bahwa "terlalu banyak orang memberi aba-aba dan tidak cukup pendayung". Untuk mencegah kekalahan pada tahun berikutnya, struktur manajemen tim dayung diubah menjadi "4 steering manager, 3 area steering manager, dan 1 staff steering manager" dan pembuatan sistem peningkatan performa baru untuk orang yang mendayung perahu dengan memberikan insentif lebih besar agar bekerja lebih keras dan menjadi six sigma performer. Tahun berikutnya Jepang menang 2 kilometer. Perusahaan Amerika kemudian menyerah dengan keadaan performa yang menurun, menjual semua dayung, membatalkan investasi modal untuk pembelian peralatan baru, menghentikan pengembangan kano yang baru, memberikan penghargaan piagam performa tinggi kepada konsultan, dan mendistribusikan uang yang masih ada sebagai bonus untuk para eksekutif senior.
Selengkapnya