Rate:
Sep 18, 2017 1045
(Menurut EYD = Edan-edanan Yang Disempurnakan) Sambil menyelam makan burger : rakus banget. Guru kencing berdiri, murid kencing berlari : ih jorok banget Kura-kura dalam perahu : dasar kura-kura malas bisa renang masih naik perahu. Bagai katak dalam tempurung : siap dimasak nih.
Selengkapnya
Rate:
Sep 18, 2017 886
Kakak perempuan saya bekerja sebagai seorang supir truk. Karena ingin lebih aman dalam bekerja, dia memutuskan untuk membeli seekor anjing sebagai pengawalnya. Dia lalu memilih seekor anjing yang terlihat sangat galak di sebuah toko binatang. Sebelum dia membawa pulang anjing itu, si penjual memperingatkan, "Ingat ya, anjing itu sama sekali tidak suka dengan laki-laki!" "Sempurna!, Sesuai dengan keinginan saya," kata kakak saya. Pada suatu hari ketika kakak saya dan anjingnya sedang berada di tempat parkir, dia disapa oleh dua orang laki-laki iseng. Kakak saya sangat ingin melihat reaksi dari 'pengawal' barunya tersebut. Dan ... begitu kedua lelaki itu mendekati kakak saya ... anjingnya langsung lari bersembunyi di bawah kolong mobil.
Selengkapnya
Rate:
Sep 18, 2017 1414
Seorang gadis mendapat lamaran dari empat orang pria, masing-masing pria telah mendapat pekerjaan tetap. Pria perrtama bekerja di PT. TELKOM, pria kedua pegawai PT. Pos Indonesia, pria ketiga seorang dokter sedangkan yang terakhir hanyalah seorang guru Sekolah Dasar. Orang Tua si gadis dari awal sudah merasa yakin, bahwa anaknya hanya akan memilih tiga pria pertama, sedangkan pria keempat, yang hanya guru SD, pasti tidak akan dipilih. Alasannya, tiga pria pertama jelas masa depan cerah, sedang guru SD, siapapun tahu, gajinya kecil, banyak dipotong sana-sini, dikerjain anak-anak lagi. Ternyata saat diminta keputusan justru si Gadis memilih guru SD itu. Orang Tua si Gadis penasaran, bertanyalah sang Bapak soal alasan gadis tersebut. Si Gadis menjawab, "Orang Telkom bisanya cuma tiga menit, lewat itu harus masukkin lagi. Sementara pegawai Pos Indonesia belum apa-apa sudah nanya dulu, yang biasa apa yang kilat?. Terus kalau dokter itu, baru masuk kamar sudah nyuruh buka baju, pegang sana pegang sini, selesai. Selanjutnya ngobrol doang. Jadi Saya tidak pilih mereka." "Lalu kenapa kamu memilih Guru SD," tanya sang Ayah meminta kejelasan. "Kalau guru SD kan enak, dari awal dibahas, dikupas, sedikit demi sedikit, penuh kesabaran, kelembutan dan kehangatan, serta pengertian. Selesai dikupas, nanya, sudah ngerti belum, kalau saya jawab belum, pasti diulangi lagi dari awal, kan enak, jadinya lama."
Selengkapnya
Rate:
Sep 18, 2017 889
Mendengar burung berkicau di pagi hari dekat jendela kamar : 'Cit...cit...cuit...cuit....'. Reaksinya: Dahulu (Bak seorang pujangga sebuah puisi pun terlantun) Duhai pagi indah menjelang.... Kicau burung datang bersahutan Memeriahkan suasana pagi.... Sekarang (Reaksi yang berbeda terlontar) ..... Glek!! Ada burung?!? Bahaya!!! Flu burung!!! Lari!!! Selamatkan dirimu! Jangan sampai tertular!!! Benar-benar jaman yang sudah berubah.....
Selengkapnya
Rate:
Oct 01, 2015 1069
Sebuah iklan disurat kabar menawarkan, "Dijual seekor anjing polisi yang pintar dan cerdas seharga Rp1 juta." Aku berpikir ini harga yang wajar, sehingga aku menelepon ke nomor yang diberikan untuk membuat perjanjian guna melihat anjing tersebut. Bayangkan kekecewaanku ketika aku melihat anjing polisi yang dikatakan cerdas itu. Anjing itu agak kecil dan kelihatan seperti anjing kampung biasa. Dengan agak kesal dan marah aku berkata, "inikah yang anda katakan sebagai seekor anjing polisi yang cerdas?" "Pak jangan tertipu dengan penampilannya," jawab si penjual anjing dengan nada meyakinkan, "Anjing ini sedang dalam tugas penyamaran.."
Selengkapnya
Rate:
Apr 07, 2014 1037
Tersebutlah kisah 3 orang sahabat baik iaitu BODOH, MASALAH dan SOPAN-SANTUN. Mereka selalu bersama apabila hendak kemana-mana. Pada suatu hari, MASALAH baru berkenalan dengan seorang gadis lalu mengikut gadis itu pergi entah kemana tanpa pengetahuan dua orang rakannya. Setelah dua hari berlalu, BODOH dan SOPAN-SANTUN menyedari akan kehilangan MASALAH lalu membuat laporan polis. SOPAN-SANTUN tidak mahu masuk dan menunggu di luar sahaja. Jadi, BODOH seorang sahaja lah yang masuk membuat laporan. (Semasa di dalam balai polis...) BODOH: "Selamat pagi, Tuan." POLIS: "Selamat pagi. Ada apa yang boleh saya tolong?" BODOH: "Saya datang hendak membuat aduan, Tuan." POLIS: "Oh...begitu. Siapa nama awak?" BODOH: "BODOH, Tuan." POLIS: "Apa??" BODOH: "BODOH, Tuan. " POLIS: "Tolong ulang sekali lagi!!" (Dengan nada marah) BODOH: "BODOH, Tuan." POLIS: "Apa kena dengan awak ni hah?? Mana perginya sopan-santun awak?" BODOH: "Ada di luar, Tuan." POLIS: "Hish !! budak ni..!! Adakah awak datang sini untuk mencari masalah??" BODOH: "Ya, Tuan. Bagaimana Tuan tahu?" POLIS: "Arrrghh!!" (Bengang sambil menarik-narik rambutnya)
Selengkapnya
Rate:
Apr 07, 2014 1372
Seorang lelaki berumur separo baya berjalan masuk ke sebuah klinik dokter gigi, air mukanya nampak sangat gelisah. "Apakah Anda ada masalah?" tanya dokter gigi itu. "Dok, masalah yang kuhadapi besar sekali, aku selalu merasa diriku adalah seekor kupu-kupu kecil." "Maaf, kalau begini keadaannya saya tidak bisa. Anda harus mencari seorang psikiater, ia bisa membantu Anda memecahkannya." "Aku tahu," kata lelaki itu, "tetapi melihat lampu di sini menyala, aku dengan sendirinya langsung datang kemari."
Selengkapnya